Kabut Asap di Daerahku.

No Comments


Kemarau yang panjang, dan pembakaran hutan sengaja maupun tidak disengaja di beberapa daerah di sumatera selatan membuat kabut asap di daerah gelumbang dan sekitarnya. hal ini terasa di pagi hari maupun malam hari. apalagi di saat malam hari bernafas terasa sesak dan asap terasa masuk ke dalam rumah, selain itu juga membuat mata terasa perih dan merah.

Kabut asap parah seperti ini baru terjadi satu minggu ini, suasana kota tampak sepi dari biasanya, karena beberapa warga mengurangi aktifitas di luar karena kabut asap saat malam hari.



Untuk melakukan aktifitas di luar rumah, hendaklah menggunakan masker atau penutup mulut dan hidung yang lain, hal ini untuk mengurangi resiko terkena Infeksi Saluran Pernafasan Akut.terutama pada anak-anak sangat rentan terkena batuk dan flu. selain itu perbanyaklah minum air putih guna meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak terkena dehidrasi dan memakanlah makanan yang bergizi.
PALEMBANG - Kabut asap di Kota Palembang, Sumatera Selatan, makin pekat pada malam hari ini. Jarak pandang hanya 50 meter

Dari pantauan KORAN SINDO PALEMBANG, Rabu (9/9/2015) pukul 20.30 WIB, kabut asap tebal menyelimuti Kota Palembang. Pengendara pun terlihat menyalakan lampu kabut kendaraannya dan banyak juga yang mengurangi kecepatan.

Suasana kota pun tampak lebih sepi dari biasanya lantaran banyak warga yang mengurangi aktivitas di luar rumah. Apalagi, jarak pandang hanya 50 meter.

Reni (30), seorang pengendara motor yang juga warga Jalan Kol H Burlian Kecamatan Sukarame, mengatakan, dirinya baru hendak pulang dari kantor. Asap tebal membuat matanya perih. Dia pun sulit bernapas.

"Saya berhenti sejenak, mata saya perih karena asap tebal. Kalau bernapas juga tidak enak, terasa sesak, jarak pandang juga kabur karena asap," ujarnya.



source: http://daerah.sindonews.com/read/1042706/190/malam-hari-kabut-asap-di-palembang-makin-pekat-1441811502

PALEMBANG - Kabut asap di Kota Palembang, Sumatera Selatan, makin pekat pada malam hari ini. Jarak pandang hanya 50 meter

Dari pantauan KORAN SINDO PALEMBANG, Rabu (9/9/2015) pukul 20.30 WIB, kabut asap tebal menyelimuti Kota Palembang. Pengendara pun terlihat menyalakan lampu kabut kendaraannya dan banyak juga yang mengurangi kecepatan.

Suasana kota pun tampak lebih sepi dari biasanya lantaran banyak warga yang mengurangi aktivitas di luar rumah. Apalagi, jarak pandang hanya 50 meter.

Reni (30), seorang pengendara motor yang juga warga Jalan Kol H Burlian Kecamatan Sukarame, mengatakan, dirinya baru hendak pulang dari kantor. Asap tebal membuat matanya perih. Dia pun sulit bernapas.

"Saya berhenti sejenak, mata saya perih karena asap tebal. Kalau bernapas juga tidak enak, terasa sesak, jarak pandang juga kabur karena asap," ujarnya.



source: http://daerah.sindonews.com/read/1042706/190/malam-hari-kabut-asap-di-palembang-makin-pekat-1441811502
PALEMBANG - Kabut asap di Kota Palembang, Sumatera Selatan, makin pekat pada malam hari ini. Jarak pandang hanya 50 meter

Dari pantauan KORAN SINDO PALEMBANG, Rabu (9/9/2015) pukul 20.30 WIB, kabut asap tebal menyelimuti Kota Palembang. Pengendara pun terlihat menyalakan lampu kabut kendaraannya dan banyak juga yang mengurangi kecepatan.

Suasana kota pun tampak lebih sepi dari biasanya lantaran banyak warga yang mengurangi aktivitas di luar rumah. Apalagi, jarak pandang hanya 50 meter.

Reni (30), seorang pengendara motor yang juga warga Jalan Kol H Burlian Kecamatan Sukarame, mengatakan, dirinya baru hendak pulang dari kantor. Asap tebal membuat matanya perih. Dia pun sulit bernapas.

"Saya berhenti sejenak, mata saya perih karena asap tebal. Kalau bernapas juga tidak enak, terasa sesak, jarak pandang juga kabur karena asap," ujarnya.



source: http://daerah.sindonews.com/read/1042706/190/malam-hari-kabut-asap-di-palembang-makin-pekat-1441811502
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home
  • 0Blogger
  • Facebook
  • Disqus

Leave your comment

Post a Comment

comments powered by Disqus